Mengunjungi Pulau Penyu

Berhubung saya dan suami suka binatang, jadi berkunjung ke Pulau Penyu merupakan salah satu agenda yang ingin kami kunjungi. Awalnya pengen ke Bali Safari atau Bali Bird Park gitu sih tapi karena waktu yang terbatas plus ke Pulau Penyu ini kan udah masuk ke dalam paket tur privat juga jadi yoweslah ke Pulau Penyu saja dulu kita untuk saat ini.

Sebenernya di dalam paket tur privat ini juga termasuk aktivitas snorkeling di Tanjung Benoa, tapi berhubung kami berdua nggak punya baju renang plus males basah-basahan dan males juga harus pake acara ganti baju pula jadinya kami minta di-skip aja itu yang snorkeling dan langsung ke Pulau Penyu aja.

Dan ternyataaaaa, kami agak nyesal juga yaaaaa lebih milih ke Pulau Penyu dibandingkan aktivitas water sport, karena pas ngelihat orang-orang pada main water sport itu malah kelihatan seru bangeeettt. 😂😂😂 Mana ternyata loker, kamar ganti, dan kamar mandinya bagus dan bersih pula. 😆 Justru yang ke Pulau Penyu itu jujur aja menurut kami agak mengecewakan tempatnya. Ah tapi nanti deh di bawah saya ceritakan gimana mengecewakannya itu si Pulau Penyu. 😅

Dari Tanjung Benoa menuju ke Pulau Penyu kami menggunakan glass bottom boat yang ditempuh dalam waktu kurang lebih 15-30 menit gitu (lupa juga saya berapa lama tepatnya). Nanti di tengah perjalanan kapal akan berhenti untuk memberi kita kesempatan ngasih makan roti pada ikan-ikan kecil. Oh ya berhubung saat itu air laut lagi surut, jadi kapal tidak bisa berlabuh pas di depan gerbang, sehingga kami harus jalan agak jauh dulu menuju lokasi.

Kira-kira sejauh itulah jarak dari gerbang menuju tempat kapal berlabuh karena air sedang surut.

Nah, jujur aja, kami ke Pulau Penyu itu tujuan utamanya kan pengen nambah informasi mengenai si penyu tersebut ya, tapi ternyataaa sampai di sana kok pemandu wisatanya malah lebih mentingin kami untuk foto-foto dibanding ngasih penjelasan lengkap tentang tempat tersebut sih. 😩😩😩 Padahal kami kan pengennya dijelasin bukan foto-foto doang. 😒😒😒 Pokoknya ke arah sini foto, arah situ foto, arah sana foto, kayak cuma foto-foto nonstop aja gitu agendanya. 😅 Trus tiap nanya juga cuma sekedar aja gitu ngasih penjelasannya. Abis foto-foto sama semua binatang yang ada di sana (yang bahkan ada yang saya udah nolak karena nggak nyaman tapi tetep disuruh foto 😣), trus langsung diarahkan ke tempat makan untuk membeli sesuatu di sana. Padahal kami nggak gitu pengen makan sih, jadinya yasudlah suami pesen aja minum air kelapa muda satu batok seharga 30 ribu rupiah.

Penyu yang dipegang suami usianya sudah 70 tahun.

Sambil minum air kelapa, tiba-tiba kami pun disodorin foto yang mereka ambil sendiri (saya aja sampai lupa kapan mereka ngambil fotonya itu pake kamera mereka 😅) yang dibandrol seharga 150 ribu untuk pemeliharaan Pulau Penyu. Suami yang nggak tega ngelihat kondisi hewan-hewan di sana pun (oh ya di sana nggak hanya ada penyu aja loh tapi ada juga beberapa hewan lainnya yang biasa kita temui di kebun binatang) langsung membayar foto tersebut karena mikir toh untuk pemeliharaan juga kan, walaupun jujur aja saya agak nggak gitu yakin juga sih apa benar uangnya untuk pemeliharaan hewan-hewan di Pulau Penyu atau tidak. 🤔 Soalnya setelah saya lihat-lihat, itu wisatawan yang datang ke Pulau Penyu itu kan rameee bangeeet, dan kalau mau dihitung pasti pemasukannya besar juga itu per harinya (dengan anggapan tiap orang membayar 10 ribu untuk tiket masuk ya). Tapi ngelihat kondisi hewan-hewan yang di sana itu jujur aja agak memprihatinkan ya kami lihat, nggak seperti ekspektasi atau bayangan kami sebelumnya. Ah tapi bisa saja sih pemikiran kami ini salah, karena kami kan juga baru sekali itu aja berkunjung ke sana. Manatau kami suudzon pula. Tapi tetap saya sangat berharap yang mengelola Pulau Penyu itu memang orang-orang yang bener-bener cinta dan memiliki dedikasi penuh sama fauna.

Semoga si Penyu nggak stres ya kami pegang kayak gini. 😔

Bayi penyu.

Kalau ini nggak tahu juga jenis penyu apa dan umurnya berapa. Abis nggak dijelasin lengkap sih. 😅

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s