Pelatihan Sekaligus Jalan-Jalan ke Bali (1)

Pertengahan bulan September lalu saya dan suami berkesempatan untuk mengikuti pelatihan mengenai kegawatdaruratan di bidang kedokteran gigi di Kuta, Bali yang bernama AMED. Sebenernya kami sudah dari duluuuuu banget pengen ikutan pelatihan ini, tapi berhubung biayanya mahal (apalagi kalo kami ikut berdua kan jadinya dikali dua ya bayarnya 😅) jadi kami pun selalu mengurungkan niat untuk mengikuti pelatihan yang satu ini. Saat awal-awal kami mendapatkan info mengenai AMED yang akan diselenggarakan tahun ini pun kami terpikir pengen ikut tapi hanya sebatas pengen ikut dalam hati aja karena ya itu tadi belum ada dananya, hahaha. Jadi infonya seperti biasa hanya cukup sekedar lewat saja deh di depan mata. 😔

Pernah sih suami mengajukan untuk minta dibayarin pelatihan ini oleh RS tempat suami bekerja (maksudnya biar kami cuma bayar pake uang sendiri untuk saya aja biar hemat 😁, toh ilmunya juga sangat bisa diaplikasikan di tempat kerja suami), tapiii ya namanya juga RS pun tak ada dana (atau tak ada kemauan untuk mengalokasikan dana?) juga jadi yaaa gitu lah, hahaha.

Kenapa nggak gantian aja pergi pelatihannya? Misalnya tahun ini suami dulu, baru tahun depannya saya gitu misalnya. Bisa aja sih, tapi emang kami berduanya aja yang nggak mau pergi pelatihan sendiri-sendiri. Soalnya enakan berdua biar bisa sekalian diskusi bareng pas sambil belajar di sana.

Eh ndilalah, pas sekilas cerita sama orang tua ternyata malah langsung disponsorin oleh Papa Mama untuk pergi pelatihan! 😭 Tapi tetep mereka hanya bantu uang pelatihannya aja, sedangkan akomodasi, transportasi, dan segala tetek bengek lainnya kami tanggung sendiri (ya iyalaaah, masa semua masih mau dibayarin sama orang tua). Awalnya sih niatnya kami cuma mau minjam aja dan bakal balikin dengan cara dicicil tiap bulan, tapi pada akhirnya sih orang tua menolak kami bayar balik, katanya kalo untuk pendidikan ya nggak usah dibalikin lah karena itu kan penting juga untuk kerjaan kami sehari-hari. Alhamdulilah banget lah pokoknyaaa. 😆😆😆

Nah untuk tiket pesawat dari Bengkulu-Denpasar (via Jakarta) pp saya dan suami putuskan untuk ngumpul duitnya masing-masing (alias dalam artian untuk tiket saya nggak ditanggung sama suami 😂). Kebetulan saat itu saya melihat ada promo dari aplikasi Pegipegi, di mana untuk pembelian tiket pesawat seharga minimal 1 juta rupiah bisa mendapatkan diskon sebesar 125 ribu rupiah. Lumayan kaaaaan. 🤣 Jadi untuk tiketnya sendiri kami bisa menghemat sekitar 500 ribu rupiah untuk tiket pp dua orang. 💃💃💃

Sementara untuk akomodasinya, dari pelatihannya sendiri sebenernya sudah termasuk penginapan selama dua malam (karena pelatihannya memang diadakan full dari pagi sampai malam). Nah karena kami berniat mau jalan-jalan dulu di Bali sebelum pulang ke Bengkulu, dan suami agak malas kalau harus ribet pindah-pindah hotel, jadi kami pun memutuskan untuk memperpanjang menginap di hotel yang sama (kalau ini jatah suami untuk bayarin, hahaha). Untungnya dapat harga diskon karena booking melalui panitia penyelenggara pelatihan. 😄 Daaan pas nyampe hotel kayaknya kamar kami di-upgrade ke tipe grand deluxe deh, padahal seingat saya sih saya mesennya yang deluxe aja yang lebih murah. 😁

Kamar tempat kami menginap selama pelatihan di Swissbel Rainforest Kuta Bali.

Untuk pelatihannya sendiri diselenggarakan selama tiga hari, dan harus saya akui materinya itu berat bangeeet. 😅 Untuuung aja saya bisa lulus post-test-nya, karena kalau nggak lulus post-test kan dianggap nggak lulus pelatihan ya. 🙉 Moga-moga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat untuk orang-orang di sekitar kami yang membutuhkan bantuan kelak, aamiin. Tapi kalau bisa sih jangan sampai kejadian ya, soalnya kan kita juga nggak pengen ada kasus kegawatdaruratan yang terjadi di depan mata kita. 😣

Berfoto di depan spanduk itu wajib hukumnya. 😆

Bersama teman sejawat yang sama-sama dari Bengkulu.

Kalau ini dengan junior waktu kuliah dulu. 😄

Nambah teman baru karena pas pelatihan duduknya sebelahan. Pas ngobrol eh ternyata nyambung. Sampai saat ini alhamdulilah saya masih ada kontak-kontakan dengan salah satu di antara mereka loh. 😊

Untuk cerita tentang jalan-jalannya akan saya lanjutkan di postingan berikutnya aja ya. 😁

Advertisements

2 thoughts on “Pelatihan Sekaligus Jalan-Jalan ke Bali (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s