Berkunjung ke Kapal USNS Mercy dalam Rangka Pacific Partnership 2018

Nggak pernah menyangka bahwa tanggal 5 April 2018 lalu saya dan suami (beserta sekitar 30 dokter gigi lainnya yang sama-sama berdomisili di Provinsi Bengkulu) mendapat kesempatan untuk mengikuti seminar kedokteran gigi forensik di kapal USNS Mercy!

Ceritanya suatu hari di grup WA dokter gigi se-Bengkulu ada pengumuman pendaftaran seminar yang rencananya akan diadakan pada tanggal 4 dan 5 April di mana lokasi tempat berlangsungnya acara masih belum dapat diberitahukan (tapi tetap di sekitaran Bengkulu), dan bagi para dokter gigi yang berminat mengikuti dipersilahkan untuk segera mendaftar dan memilih salah satu di antara kedua tanggal tersebut dikarena kuota peserta yang terbatas, namun dengan satu syarat: jika sudah mendaftar tidak boleh membatalkan. Saya yang kebetulan aja sedang memegang hp di saat chat WA tersebut masuk langsung memberitahu suami dan berdiskusi dengan cepat apa kami mau mendaftar atau tidak, dan jika ingin ikut mau mendaftar yang di tanggal berapa. Kami pun memutuskan untuk mendaftar di tanggal 5 April saja karena mempertimbangkan kalau di tanggal tersebut kan hari Kamis, jadi masih bisa praktek dulu di hari Senin dan Selasanya, baru deh berangkat ke kota Bengkulu di hari Rabu.

Dan alhamdulillah nggak disangka ternyata kami memilih tanggal yang tepat! 😍😍😍

Jadi ceritanya acara yang kami hadiri ini adalah merupakan rangkaian acara Pacific Partnership, yang secara garis besar merupakan acara rutin tahunan yang dilakukan oleh US Navy, di mana kebetulan untuk tahun ini untuk wilayah Indonesia diselenggarakan di kota Bengkulu. Dan salah satu kegiatan yang masuk dalam agenda Pacific Partnership 2018 ini berhubungan dengan dunia kedokteran gigi, seperti penyuluhan, pengobatan, dan seminar. Kebetulan agenda di tanggal yang kami pilih ini ternyata dilaksanakan langsung di Kapal USNS Mercy ini loh. Wah jujur aja, saya dan suami bener-bener nggak nyangka banget bakal dapat kesempatan emas ini!

Saya dan suami berfoto di depan USNS Mercy sebelum menaiki kapal.

Hari itu sebelum berangkat ke Kapal kami berkumpul dulu di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, baru berangkat bersama-sama ke Pelabuhan Baai. Sesampai di sana kami mengantri untuk dilakukan pemeriksaan identitas karena peserta yang boleh menaiki kapal hanyalah peserta yang sudah terdaftar. Berhubung ukuran kapal USNS Mercy ini sangat besar maka kapal tidak dapat berlabuh di tepi dermaga, sehingga kami harus menaiki feri terlebih dahulu selama sekitar 30 atau 45 menit (saya lupa juga) menuju kapal USNS Mercy yang dijangkarkan di tengah lautan.

Nggak lupa foto-foto di dalam feri. 😄

Selama di kapal USNS Mercy kami melakukan seminar mengenai kedokteran gigi forensik yang menitikberatkan pada pengidentifikasian korban dalam situasi bencana. Ilmu yang didapatkan sangat bermanfaat sekali, apalagi kami juga sempat melakukan praktik langsung dalam mencocokkan data ante dan post mortem. Wah seru sekali saat praktik tersebut, awalnya binguuuuung banget karena ternyata sulit sekali mencocokkan data ini yaaa, tapi bawaannya semangat banget saking penasarannya. Sayang waktunya sangat singkat. Tapi lumayan lah, dari segambreng kasus yang harus dicocokkan, grup kami masih bisa mengidentifikasi dua korban dan itu aja udah alhamdulillah banget lah pokoknya. 😂

Saat mendengarkan materi seminar yang sedang dijelaskan.

Mencocokkan data ante dan post mortem. Sayangnya saya (jilbab mustard) nggak kelihatan jelas di foto ini. 😂

Selain seminar, kami juga melakukan tur di dalam kapal sekaligus merasakan langsung makan siang di sini. Selama tur itu saya baru nyadar kalo suasana di dalamnya bener-bener berasa Amerika sekali, karena kondisinya persis sama dengan kantor tempat orang tua saya bekerja dulu, sampe-sampe saya langsung WA mama saya dan ngirim foto-fotonya saking berasa nostalgianya. Makanannya pun sudah pasti American style juga ya. Walaupun banyak temen-temen yang nggak habis, kalau saya sih habis total, ludes des des des. Lah saya suka soalnya. 😆😆😆

Mendengarkan penjelasan tentang ruangan yang ada di kapal saat sedang tur.

Makan siang ala American style. 😀

Tapi momen yang paling saya suka adalah ketika berkunjung ke poli giginya. Walaupun untuk ukuran mereka ruangan dan fasilitasnya mungkin biasa aja ya, tapi bagi saya sih ini udah keren bangeeetttt, hahaha. Maklum namanya juga dokter gigi desa. 🤣

Salah satu ruangan poli gigi. Mungkin sederhana di mata mereka tapi tetap aja keren di mata saya. 🤣

Boleh nggak saya pindah kerja di sini aja??? 🤣

Namun demikian, ada satu hal sih yang saya nggak suka dari kapal ini, yaitu toilet-nya! 😂 Ya tau sendiri lah ya wc orang Barat itu seperti apa. Untungnya karena udah nebak duluan jadi saya udah bersiap, sebelum masuk WC saya nggak lupa membawa tisu basah dan kering, jadinya relatif aman lah ya walaupun bawaannya masih berasa belum bersih aja gitu, hahaha.

Jujur ini adalah pengalaman sekali seumur hidup yang nggak bakal pernah kami lupakan. Semoga ilmu yang kami terima dapat bermanfaat, walaupun kalau bisa sih jangan sampai teraplikasikan lah ya, kita kan pastinya nggak berharap daerah kita mengalami bencana. 😅

Berfoto bersama Dr. Brooks, salah satu pemateri seminar ini.

Kenang-kenangan berfoto dengan Dr. Atkinson yang ramah dan baik hati.

Terima kasih banyak kepada semua pihak atas kesempatan emas ini, terutama untuk PDGI Cabang Bengkulu. 👍

Advertisements

2 thoughts on “Berkunjung ke Kapal USNS Mercy dalam Rangka Pacific Partnership 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s