Memperpanjang SIM di Polresta Depok

Sebenernya saya sempat ingat kalau SIM A dan C saya sebentar lagi sudah mau habis masa berlakunya, tapi entah kenapa saya kok ya tiba-tiba lupa dan baru ingat lagi pas mau berangkat umroh. 😑 Padahal rencananya kan mau diperpanjangnya pas sebelum berangkat umroh aja gitu. Awalnya sempat mau buru-buru segera pulang aja ke Bengkulu pascaumroh (padahal rencananya mau ke rumah orang tua dulu di Purwakarta), apalagi sekarang lebih ribet karena kalau telat sehari aja tetep udah harus bikin baru lagi. Tapi setelah dikasih tahu Kakak kalau sekarang kita bisa memperpanjang SIM di mana aja selama punya E-KTP (tidak harus di domisili asal), akhirnya sepulang dari umroh saya pun langsung mengurus perpanjangan SIM di Depok saja keesokan harinya.

Walaupun saya tinggal di rumah Kakak saya di Bogor, tetapi saya memilih untuk memperpanjang SIM di Depok karena dua alasan. Pertama, sekalian ikut Kakak saya yang mengantar keponakan saya pagi-pagi ke sekolah, dan kedua, karena Kakak saya sudah ada pengalaman memperpanjang SIM di sana sebelumnya. Jadi Kakak saya bisa ngasih tau kan arahnya ke mana aja.

Saya sampai di Polresta Depok pagi sekitar jam 7 lewat (belum sampai setengah 8 kalau nggak salah). Sampai di sana saya langsung menuju ke ruang pemeriksaan kesehatan untuk membuat Surat Keterangan Sehat terlebih dahulu. Berhubung saya emang datangnya kepagian jadi emang harus nunggu dulu karena masih tutup, tapi nggak lama kok. Sekitar jam setengah 8 petugasnya pun datang dan Surat Keterangan Sehat pun bisa segera saya dapatkan. Biaya untuk membuat surat ini Rp 45.000,- untuk dua buah SIM (A dan C). Kalau salah satu aja (A aja atau C aja) saya kurang tahu juga. Jangan lupa juga untuk menyertakan satu buah fotokopi KTP di sini ya.

Setelah pemeriksaan kesehatan kita pun menuju ke loket untuk membeli formulir. Berhubung loket juga masih ditutup, saya pun duduk saja di depan loket sembari menunggu loket dibuka sekitar jam 8 pagi. Di loket kita menyerahkan satu buah fotokopi KTP lagi (jadi total ada 2 buah fotokopi KTP yang diperlukan) dan SIM asli. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli formulir perpanjangan SIM A dan C adalah Rp 215.000,-. Kalau cuma salah satu saja lagi-lagi saya juga kurang tahu tuh berapa. 😁

Setelah membeli formulir kita pun mengisi formulir sesuai contoh yang ada di ruang tunggu lalu menyerahkan formulir yang sudah diisi ke loket pendaftaran. Oh ya saat menyerahkan formulir ini kartu asuransi dari Jasa Raharja (yang diberikan saat kita membeli formulir perpanjangan SIM) tidak perlu diserahkan karena kartu tersebut untuk kita simpan. Setelah menyerahkan formulir, kita pun menunggu panggilan foto di ruang tunggu, lalu kalau sudah selesai difoto tinggal nunggu panggilan pengambilan SIM lagi aja deh. Udah gitu aja.

Secara umum, saya sangat puasss dengan pelayanan perpanjangan SIM di Polresta Depok. 👍👍👍 Prosesnya super duper cepat, nggak pake ribet, kalau bingung pun tinggal tanya aja dengan petugas sekitar yang dengan senang hati akan membantu kita. Jam setengah 9 pagi SIM baru saya pun sudah bisa saya pegang. 😊 Top markotop deh pokoknya. 👏

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s