BKGN 2017

BKGN alias Bulan Kesehatan Gigi Nasional adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Pepsodent (Unilever) berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI). Kegiatan ini ada yang berupa pelayanan perawatan gigi dan mulut (gratis!) ataupun penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Nah bagi daerah yang tidak memiliki Fakultas Kedokteran Gigi pada universitas setempat maka kegiatan ini dilaksanakan oleh PDGI di wilayah tersebut, seperti yang terjadi di Bengkulu. Kalau tidak salah tidak semua daerah kebagian kesempatan untuk melaksanakan BKGN ini loh, tapi untungnya Bengkulu selalu kebagian karena kayaknya sih nama PDGI Bengkulu termasuk harum nih di mata PDGI Pusat, hahaha. *pede banget ya nulis gini* 😁 

Untuk tahun ini PDGI Cabang Bengkulu melaksanakan kegiatan BKGN ini pada tanggal 9 Oktober 2017 di Kota Argamakmur (ibukota Kabupaten Bengkulu Utara) sekaligus juga sekalian memperingati hari ulang tahun ke-41 Kota Argamakmur. Jadi tentunya panitia sekaligus seksi sibuk pun juga jatuh ke tangan dokter gigi se-Bengkulu Utara deh. 😁

Menggunakan seragam lapangan yang khusus digunakan untuk acara seperti ini. Harusnya pake topi juga tapi topinya ketinggalan di mobil dan malas balik lagi ke mobil buat ngambilnya. 😆

Argamakmur (atau biasa juga disingkat menjadi Arma) sendiri lokasinya tepat di tengah-tengah antara daerah tempat saya tinggal dan Kota Bengkulu (sama-sama berjarak 2 jam baik dari daerah saya ke sini ataupun dari kota Bengkulu ke sini), dan setiap kami ke Kota Bengkulu kalau lewat jalan utara ya pastinya bakal melintasi bagian luar kota ini. Tapi sebenarnya perdana saya dan suami baru bener-bener masuk ke dalam kota Arma ini ya pas kegiatan ini loh. Kami pikir awalnya bentuk kota ini palingan 11-12 lah sama daerah kami kan, ealah ternyata kami salah. 😅 Kotanya cukup besar dan tata kotanya juga cukup bagus dibandingkan dengan daerah kami, jadi sempet agak takjub juga kami awalnya pas pertama kali masuk kota ini, hahaha. 😆 Maklum lah namanya juga anak dusun masuk kota. 😂

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 6 pagi karena acara akan dimulai sekitar jam 8. Karena masih pagi jadinya kabut menutupi pandangan di sepanjang perjalanan, jadi harus agak waspada juga saat berkendara. Ditambah sekarang lagi musim hujan jadinya hujan pun juga turut menyertai perjalanan kami. Berhubung belum sarapan, saya bawaannya mabok terus selama perjalanan. Padahal udah persiapan bawa bekal dari rumah tapi malah jadi nggak selera sama sekali tuh untuk makan, lah nyium baunya aja udah mual. 😑

Kami pun sampai di lokasi acara sekitar jam 8 lewat. Acaranya sendiri berlangsung di Lapangan Alun-Alun Rajo Malin Paduko. Berhubung hari sedang hujan jadi acara sempat diundur sampai nunggu hujan agak redaan. Alhamdulillah pas reda kami bisa melanjutkan kegiatan sampai selesai dan hujan pun kemudian turun kembali dengan deras untung setelah selesai acara. Alhamdulillah. 🙏

Acara BKGN sendiri merupakan acara pertengahan menuju terakhir dari rangkaian upacara peringatan ulang tahun Kota Arma ini. Acara yang kami adakan kali ini berupa sikat gigi massal dan pemeriksaan kondisi rongga mulut pada anak SD di daerah ini. Targetnya sampai 1000 anak loh. Nah saya kebetulan kebagian tugas melakukan peragaan cara menyikat gigi. Untuk pemeriksaan dan evaluasi dilakukan oleh teman sejawat yang lain. Btw ada hikmahnya juga loh saya jadi peraga, jadinya saya kebagian disyut sama wartawan deh. Tapi nggak tahu juga apa tampang saya ini beneran nongol di koran dan tv lokal atau nggak, hahaha. 😆

Asiiik kena syut kamera. 😆😆😆

Btw pagi hari sebelum berangkat kacamata yang biasa saya pake tiba-tiba pake acara patah pula gagangnya. 😑 Untung saya ada kacamata cadangan, jadinya terpaksa deh pake kacamata cadangan ini. Nah lensa kacamata cadangan ini photocromic, alias bertransisi atau berubah jadi gelap kalau kena sinar matahari atau sinar UV. Eh ndilalah, kok ya lensanya sensitif amat, masa di cuaca hujan gerimis dan nggak ada panas-panasnya itu tetep aja si lensa berubah jadi gelap! 😑 Mungkin ada kali yang mikir kok di cuaca semendung ini ada pula orang yang malah pake kacamata hitam. 😂

Bersama Ketua PDGI Cabang Bengkulu. Ini ceritanya dokter gigi tiap kabupaten foto dengan Pak Ketua, dan perwakilan dari kabupaten kami ya kami berdua sepasang suami istri ini. 😆

Selesai acara kami semua diajak makan oleh panitia di salah satu rumah makan di kota ini. Makanannya enaaak banget (apa sih yang nggak enak di lidah saya, haha) dan malah sempet dikasih bungkus pula. 😄 Selama di resto ini kami jadi banyak ngobrol dan bersilaturahim dengan para senior dokter gigi yang sudah lama berdomisili di Bengkulu, apalagi banyak yang memang satu almamater dengan saya dan suami.

Bersama dokter gigi Bengkulu Utara yang merupakan panitia acara ini.

Karena bersilaturahim dulu jadi kami pun baru gerak pulang memang agak siang dan sampe di rumah pun jadi agak sorean. Karena kecapekan suami jadi nyerah nggak praktek dulu hari itu dan akhirnya saya praktek sendirian. Malamnya setelah pulang praktek baru deh saya langsung berasa tepar kecapekan. 😆

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s