Umroh 2017 : Mekkah Hari 1

Selama 4 hari di Mekkah kami menginap di Hotel Thawarat Difayat Al Rahman yang berjarak cukup dekat dengan Masjidil Haram, sekitar 300 meter saja. Satu kamar diisi oleh 4 orang, dan teman sekamar saya adalah ibu-ibu seumuran Mama saya yang berasal dari Jakarta dan Sukabumi yang Masya Allah luar biasa baiknya. 😍

Continue reading

Advertisements

Memperpanjang SIM di Polresta Depok

Sebenernya saya sempat ingat kalau SIM A dan C saya sebentar lagi sudah mau habis masa berlakunya, tapi entah kenapa saya kok ya tiba-tiba lupa dan baru ingat lagi pas mau berangkat umroh. πŸ˜‘ Padahal rencananya kan mau diperpanjangnya pas sebelum berangkat umroh aja gitu. Awalnya sempat mau buru-buru segera pulang aja ke Bengkulu pascaumroh (padahal rencananya mau ke rumah orang tua dulu di Purwakarta), apalagi sekarang lebih ribet karena kalau telat sehari aja tetep udah harus bikin baru lagi. Tapi setelah dikasih tahu Kakak kalau sekarang kita bisa memperpanjang SIM di mana aja selama punya E-KTP (tidak harus di domisili asal), akhirnya sepulang dari umroh saya pun langsung mengurus perpanjangan SIM di Depok saja keesokan harinya. Continue reading

Menolak Tawaran Berikutnya

Seperti yang sudah saya ceritakan sekilas sebelumnya, alasan utama saya untuk tidak lanjut bekerja di sebuah instansi (walaupun hanya sebagai pegawai tidak tetap saja) adalah karena permintaan suami yang tidak ingin saya terikat kontrak lagi. Tapi kalau boleh jujur, sebenernya untuk akhirnya bisa memenuhi permintaan yang satu ini saya sampai harus berperang pemikiran dulu dengan diri-sendiri dan juga tak lupa beradu argumen pula dengan suami loh. πŸ˜… Soalnya saya pun sejujurnya masih rada galau untuk berhenti dinas karena saya emang udah terlanjur betah dinas di Puskesmas yang terakhir ini, dan ketika memikirkan kalau suatu saat nanti akan ada yang menggantikan posisi saya di sana (walaupun ntah kapan-kapan juga sih bakal ada penggantinya karena emang jarang juga ada dokter gigi yang minat tugas di daerah saya ini) kok rasanya agak nggak rela hati ini yaaa, hahaha. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Continue reading

Kenangan di Puskesmas

Masih dalam rangka edisi pamit dari Puskesmas, saya jadi teringat lagi akan kenangan selama dinas di Puskesmas terakhir ini. Sebenarnya Puskesmas ini merupakan tempat tugas ke-5 saya selama saya 4 tahun jadi dokter gigi PTT Kemenkes di kabupaten ini, tapi jujur dibandingkan keempat Puskesmas lainnya ntah kenapa di tempat yang terakhir ini rasanya kok sangat berkesan sekali ya. 😒 Bukan masalah orang-orangnya sih, alhamdulillah saya masih menjalin silaturahim dengan teman-teman di seluruh Puskesmas tempat saya pernah ditugaskan, tapi suasana kerja sehari-harinya itu loh yang terasa beda. Di sini saya sangat merasakan aura positif selama bekerja (seperti yang pernah saya ceritakan di sini) yang harus saya akui kurang saya rasakan di tempat-tempat sebelumnya. Intinya baru di tempat inilah saya jadi lebih peduli sama Puskesmas dan sekitarnya, hehehe. 😁 Walaupun sebenernya nggak hanya yang senang-senangnya aja sih yang saya alami selama bertugas, masalah-masalah yang bikin nggak enak pastinya juga ada, tapi saya nggak terlalu ambil pusing lah kalo soal itu. Namanya juga dinamika dalam suatu organisasi kan. Continue reading

Pamit dari Puskesmas

Akhir bulan September lalu merupakan hari terakhir masa kontrak dinas saya di Puskesmas sebagai dokter gigi PTT Kemenkes, dan berhubung program ini sepertinya sudah dihapus oleh Kemenkes jadi bisa dibilang kali ini kayaknya emang beneran terakhir deh saya bertugas sebagai drg PTT Kemenkes. 😁 Nah sebenernya di SK saya itu kan tertulis kalau saya itu TMT 1 September, yang artinya seharusnya sih kontrak berakhir per tanggal 31 Agustus, tapi berhubung Dinkes Kabupaten sepertinya berbeda persepsi dengan saya tentang akhir masa tugas ini (menurut bagian Kepegawaian sih kami selesainya akhir September), jadinya ya saya masih nambah tugas sebulan lagi deh. Padahal teman-teman di kabupaten lain di Bengkulu yang pengangkatannya sama dengan saya emang udah selesai duluan di akhir Agustus itu. Kata yang ngurusin PTT di Dinkes Kabupaten sih kami masih masuk karena masih digaji, tapi jeng-jeng seperti yang sudah diduga ya ternyata emang nggak masuk tuh gaji yang sebulan terakhir ini, tapi yasudlah ikhlas saja mau gimana lagi. πŸ˜… Continue reading